Fans Page

Koyo, Mengatasi Lelah Setelah Mengantar Barang


Revolusi digital oleh 3 raksasa teknologi yaitu Google, microsoft dan apple memberikan pengaruh positif dalam kehidupan manusia. Munculnya internet memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari kemudahan dalam mencari informasi, memenuhi kebutuhan sehari-hari ataupun dalam berinteraksi. Dengan internet kita dapat berinteraksi tanpa batasan wilayah dan waktu. Profesi pun kini semakin beragam dengan berkembang pesatnya teknologi, mulai dari social media marketing, youtuber hingga online gamer. Tidak hanya itu, industri pun mengalami pembaruan dengan memanfaatkan teknologi internet, salah satunya adalah dengan munculnya toko online.

Toko online memberikan kemudahan untuk berbelanja tanpa harus menghadapi cuaca yang panas atau hujan dan tentunya terhindar dari kemacetan yang semakin hari semakin menjemukan. Beragam promo dan penawaran menarik pun ditawarkan oleh toko online untuk menarik perhatian pelanggan, mulai dari diskon, cashback hingga subsidi biaya pengiriman. Subsidi biaya pengiriman merupakan salah satu yang sangat diperhatikan oleh para online shopper. Maklum, ongkos pengiriman lebih mahal dibandingkan dengan produk yang dibeli. Karenanya para pelaku bisnis ecommerce saling berlomba untuk menggandeng perusahaan-perusahaan jasa pengiriman hingga ojek online untuk jasa pengiriman instan. Jasa pengiriman ini merupakan ujung tombak toko online untuk mencapai end user nya. Tentunya selain penilaian terhadap seller, kurir yang dalam hal ini bertindak sebagai wajah dari sistem toko online mengemban tanggung jawab yang besar untuk kepuasan pelanggan.

Tidak mudah untuk menjadi seorang kurir, tanggung jawab hingga barang diantar ke konsumen dengan mulus bukanlah hal yang mudah. Resiko barang hilang ketika sedang parkir merupakan horor terbesar dari seorang kurir, apalagi jika barang yang hilang barang berharga tinggi. Resiko ganti rugi tidak bisa dihindari, karena jika barang hilang tentu saja kepuasan konsumen pun siap menjadi taruhan. Barang pesanan yang harus diantarkan oleh kurir tidak hanya 1-2 buah barang saja namun bisa puluhan tergantung pesanan di area si kurir bertugas. Pencarian alamat merupakan tugas yang tidak kalah merepotkan, karena terkadang pelanggan memberikan alamat yang kurang lengkap. Paling sulit adalah mengantar barang ke daerah kos-kosan karena belum tentu si empunya barang ada di tempat. Beruntung jika kos-kosan dijaga oleh penjaga kos yang stand by 24 jam, namun ada kalanya petugas kos-kosan keluyuran atau ketiduran. Terpaksa harus kembali lagi ke rumah yang sama setelah sistem mereschedule pengiriman.

Lain halnya dengan kurir pengiriman instan yang biasanya berafiliasi dengan ojek online. Walaupun tidak sering dan sudah ada pembatasan dimensi, namun kadang tetap ada pesanan dengan dimensi besar yang harus diantarkan. Pengiriman instan ini biasanya hanya berlaku untuk di kota besar, tentunya dengan barang berdimensi besar dan macetnya jalanan kota besar tentu sangat merepotkan. Walaupun demikian, kepuasan pelanggan tetap menjadi prioritas sehingga keluhan hanya tinggal keluhan.

Letih dan pegal sudah barang tentu sudah menjadi agenda harian kurir. Bagaimana tidak berputar mencari alamat di jalanan, bongkar muat pesanan tentu sangat melelahkan. Salah satu solusinya adalah dengan menempelkan koyo dari hansaplast https://www.id.hansaplast.co.id/. Dengan koyo panas penghilang pegal dari hansaplast, lelah dan pegal setelah mengantarkan pesanan dapat segera diatasi.

Post a Comment

0 Comments