Sistem Belajar Dalam Pendidikan Anak Usia Dini

Posted by

Sistem Belajar Dalam Pendidikan Anak Usia Dini

Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD merupakan jenjang pendidikan awal untuk para balita, umumnya. Dengan kata lain, PAUD ini sebagai lembaga semi formal pertama yang bisa ditempuh, sebelum melanjutkan ke TK (Taman Kanak-kanak). Adapun berbagai sistem yang biasanya diterapkan dalam cara belajar di PAUD.

Belajar dan Bermain
Pendidikan anak usia dini mempunyai sistem belajar yang unik, yaitu belajar melalui berbagai permainan yang seru. Sehingga anak secara tidak langsung dapat mencerna pembelajaran dengan mudah. Lembaga atau pendidikan ini disebut semi formal, karena sebagai tempat untuk belajar dan bermain yang seru nan mendidik bagi mereka. Seperti misalnya belajar menghafal nama-nama anggota tubuh melalui sebuah lagu anak, mengasah ketangkasan melalui teka-teki sederhana, mengasah otak dan sosialisasinya melalui keakraban dengan teman-temannya, dan tentu masih banyak lagi cara lainnya yang seru.

Belajar Sambil Menyanyi
Seperti yang disebutkan sebelumnya, belajar sambil bernyanyi ini merupakan salah satu sistem pendidikan anak usia dini yang dapat memudahkan untuk mempelajari berbagai hal. Dengan adanya lirik dan irama yang mudah diingat, mengandung nilai positif, dan pastinya enak didengar dan dinyanyikan di kalangan anak-anak.

Eksplorasi Alam
Salah satu cara mendidik anak usia dini yaitu dengan mendekatkan perasaannya, kepedulian, hingga kecintaannya terhadap alam sekitar. Karena bagaimanapun, anak akan mudah bosan jika mereka dibiarkan terus-menerus dalam ruangan. Biarkan mereka mengeksplorasi dan berinteraksi dengan lingkungannya.

Belajar Berkelompok atau Bersosialisasi
Anak-anak tentu harus dibentuk dan dibiasakan sosialisasinya, salah satunya melalui belajar berkelompok dengan teman-teman seusianya. Semakin dini, maka semakin bagus pula untuk melatih sistem sosialisasi anak tersebut. Karena sebagai makhluk sosial, hal ini akan sangat berguna seterusnya hingga ia dewasa dan berpengaruh untuknya dalam bermasyarakat. Sehingga hal ini perlu diterapkan dalam setiap lembaga pendidikan anak usia dini yang ada.

Biasanya anak-anak akan menyenangi hal yang satu ini, karena mereka dapat berkumpul dengan teman sebayanya. Dengan begitu, mereka bisa lebih bersemangat dalam belajar. Dan tentunya belajar pun menjadi tidak monoton.

Memakai Alat Peraga
Biasanya setiap lembaga pendidikan anak usia dini selalu memberikan pembelajaran dengan bantuan berbagai alat peraga, seperti gambar dan sebagainya. Tujuannya adalah untuk memudahkan daya berpikir dan mengarahkan imajinasi anak. Umumnya, anak-anak usia dini memang sedikit susah untuk diarahkan pada pembelajaran, namun dengan adanya alat bantu seperti ini tentu mampu menarik perhatian mereka. Dengan begitu, mereka tidak akan kesulitan untuk memahami suatu hal, terutamanya jika diberikan dalam bentuk lisan.

Contoh Langsung atau Praktik
Sistem lainnya dalam mengajar anak usia dini adalah dengan memberikan contoh, gambaran, atau praktik secara langsung kepadanya. Tentu dengan hal ini, anak dapat semakin mudah mencerna dan menyimpannya dalam memori mereka, contohnya gerakan tangan ketika berdoa, dan sebagainya.

Pengulangan
Lalu, sistem mengajar dalam pendidikan anak usia dini akan lebih baik jika sang guru memberikan rangsangan yang tepat dan sering, yaitu dengan mengulang segala sesuatu yang diajarkan kepada anak-anak.

Dengan intensitas pembelajaran yang diulang-ulang cukup sering, tentunya materi yang disampaikan dapat dengan mudah dicerna dan disimpan dalam otak. Bahkan bisa menjadi suatu hal yang bisa dijawab secara refleks jika tiba-tiba sang anak ditanyai suatu hal, terkait dengan yang telah diajarkan.

Itulah beberapa sistem mengajar pendidikan anak usia dini pada umumnya. Selain itu tentunya masih banyak lagi. Semoga
loading...


Blog, Updated at: 14:07:00

0 komentar:

Post a Comment

loading...